|
Lahan seluas 1.4 ha telah dipesiapkan dalam rangka pelaksanaan penghijauan di RPU Penggaron pada hari ini, Jumat (5/2). Dikatakan oleh Ka. Dinas Pasar Kota Semarang, Drs. Ednawan Haryono dalam laporannya telah tersedia berbagai jenis tanaman guna kelancaran kegiatan ini. “Jenis tanaman yang diperisiapkan terdiri dari 150 pohon tanaman teduh dan 50 pohon tanaman buah,” jelas Ednawan.
Penyelenggaraan penghijauan ini, dilakukan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan yang sangat berguna guna mencagah erosi dan menjaga keseimbangan ekosistem di Kota Semarang, khususnya di sekitar RPU Penggaron. Program penghijauan RPU Penggaraon ini, hendaknya bukan merupakan program pelestarian lingkungan yang bersifat parsial. Keberadaannya harus terintegrasi dan berkelanjutan serta ,melibatkan pihak-pihak yang lain. Dengan jumlah pasar di Kota Semarang yang mencapai 44 buah pasar, merupakan satu hal yang mendasar dalam menanggulangi masalah perpasaran. Dimulai dari penataan dan pembenahan yang lebih baik. Hal ini akan berdampak pada interaksi antara penjual dan pembeli dengan didukung suasana yang nyaman, aman dan enak. Dalam sambutan Wakil Walikota Semarang, H. Mahfudz Ali, SH.MSi, berpesan kepada Dinas Pasar Kota Semarang bahwa untuk penataan pasar hendaknya perlu diperhatikan dan diprioritaskan bagi mereka/ pedagang yang mempunyai penghasilan tetap dengan berjualan di pasar. “Mereka yang mengantungkan pendapatan dengan berjualan di pasar untuk dapat lebih diprioritaskan apabila akan dilakukan penataan,” kata beliau. “Selain itu, perlu dipersiapkan masterplan pasar se Kota Semarang,” lanjut Mahfudz Ali. Dijelaskan bahwa masterplan pasar merupakan image dan pedoman dari seluruh pengembangan pasar di Kota Semarang. Bila ini hal ini dapat dipersiapkan maka setahap demi setahap pembangunan pasar dapat memberikan kenyamanan dan interaksi antara penjual dan pembeli. “Dengan penanaman pohon maupun bunga disekitar lingkungan pasar, dengan pentaan yang rajin maka akan tercipta suatu lingkungan yang indah,”ungkap Wakil Walikota Semarang. Dari kegiatan penghijauan ini, juga mampu meningkatkan tali silaturahmi diantara anggota masyarakat sehinggaa terbentuk suatu pola kerjasama dan koordinasi yang dinamis diantara para unsur-unsur masyarakat yang terkait. Disela-sela sambutannya, wakil walikota juga berpesan kepada seluruh pejabat yang diberikan kewenangan untuk membenahi institusinya masing-masing sesuai dengan tupoksi untuk dapat bergerak cepat. Sehingga dapat memberikan pelayanan dan percepatan yang baik kepada masyarakat. “Kita percaya bahwa aparatur Pemerintah Kota Semarang adalah orang yang siap kerja keras,” ungkap beliau. |