|
Membuka seminar kebangsaan di Gedung Balaikota Semarang, Selasa(24/11) Walikota mengajak seluruh peserta seminar untuk mensyukuri segala karunia yang telah diberikan bagi bangsa Indonesia sebagai modal dalam membangun nasionalisme. Seminar kebangsaan dengan tema “Melalui Peningkatan Kesadaran Bela Negara, Kita Wujudkan Generasi Muda Yang Nasionalis” tersebut diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari Resimen Mahasiswa (Menwa), pelajar SMA/SMK, perwakilan dari organisasi kepemudaan dan Karang Taruna.
Dalam kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari pada Selasa(24/11) dan Rabu(25/11) tersebut, dihadirkan narasumber dari Kapolwiltabes Semarang, Dandim 0733/BS Semarang, Kepala Kesbangpolinmas Kota Semarang, Kepala Bidang Ideologi dan Kewaspadaab Nasional Badan Kesbangpolinmas Kota Semarang serta Ka. Sub. Bid. Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpolinmas Kota Semarang. Menurut Asisten Administrasi Pemerintahan yang juga selaku Plt. Kepala Badan Kesbangpolinmas, Nurjanah, SH, MH kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan visi, misi yang sama dalam menyikapi semangat nasionalisme demi persatuan dan kesatuan. “Diharapkan melalui seminar ini dapat terbangun kesadaran bela Negara dalam mewujudkan kepribadian bangsa yang akan memunculkan keharmonisan, kerukunan, solidaritas dan kesatupaduan masyarakat khususnya generasi muda dalam membela kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Asisten Administrasi Pemerintahan. Dalam sambutan pembukaanya, Walikota mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan rasa nasionlisme. Indonesia, lanjut Walikota dianugerahi sumber daya yang melimpah baik dari sisi kekayaan alam maupun pendiduknya. Selain itu, Indonesia juga diberikan tanah yang subur dan negara yang makmur. Atas segala karunia itu, semestinya disyukuri dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Dengan kondisi tersebut, sungguh tidak lazim jika masih ditemukan anak yang tidak bisa sekolah, lanjut Walikota. Dari contoh dalam bidang pendidikan tersebut, dapat memunculkan sikap apriori, sinisme dan ketidakpercayaan kepada pemerintah yang pada akhirnya dapat melunturkan rasa nasionalisme. Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme, harus dimulai dengan kesadaran akan kecintaan pada tanah air yang telah melindungi dan menjadi tempat yang hidup seluruh warga yang diatur dan digerakkan oleh pemerintah. Oleh karenanya, pemerintah harus tepat dalam menggerakkan dan mengaturnya sehingga timbul kecintaan dalam diri warga masyarakat. Oleh karenanya, dalam mengupayakan kecintaan pada tanah air perlu didukung dengan pemerintahan yang kondusif. Dengan pemerintahan yang kondusif, masyarakat akan percaya dan mendukung program-program pembangunan tanah air. Demikian pula sebaliknya, dengan pemerintahan yang goncang akan mengguncangkan juga masyarakat dan pembangunan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Dinegara manapun, kecintaan kepada tanah air haruslah dimiliki oleh seluruh warga negara. “Right or wrong its my country,” ungkap Walikota. Walikota juga meyakinkan bahwa kesuksesan berawal dari keyakinan bahwa kita mampu dan bisa, lanjut Walikota. Oleh karenanya, sekecil apapun marilah kita berbuat untuk negeri tercinta ini sebagai bukti dari kecintaan kita terhadap bangsa dan negara, ungkap Walikota. |