|
Senin(19/10) bertempat di Kantor Kecamatan Semarang Utara diadakan acara Penyerahan Bantuan Kebakaran Kota Semarang. Hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Semarang, Mahfudz Ali, SH, Msi, pejabat-pejabat DPKAD, camat serta lurah Semarang Utara serta para warga penerima bantuan. Dalam acara tersebut diserahkan secara langsung bantuan bagi para korban bencana kebakaran di Kecamatan Semarang Utara sebesar 35,6 juta rupiah dengan besaran masing-masing 600 ribu hingga 4,5 juta rupiah. Bantuan sejumlah 35,6 juta rupiah tersebut diserahkan langsung kepada 18 warga korban kebakaran yang terdiri dari 7 warga korban kebakaran dari Kecamatan Semarang Utara, 3 warga dari Kecamatan Pedurungan, 2 warga Kecamatan Banyumanik dan dari Kecamatan Tembalang, Mijen, Semarang Selatan, Genuk masing-masing 1 orang.
Wakil Walikota dalam sambutannya, mengungkapkan rasa kepedulian Pemerintah Kota Semarang bagi para korban. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota juga mengungkapkan permohonan maaf karena penyaluran bantuan yang membutuhkan waktu dikarenakan proses yang memang harus dilalui. Terkait bencana kebakaran yang terjadi, Wakil Walikota mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati bila meninggalkan rumah. “Sebelum keluar rumah, mohon dicek dan diperiksa terlebih dahulu keadaan kompor, listrik serta perangkat-perangkat lain yang berpotensi menimbulkan gesekan dan menyebabkan bencana. Selain itu, berhati-hatilah dalam membuang puntung rokok.” ungkap Wakil Walikota. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya musibah kebakaran. Untuk itu, lanjut Wakil Walikota, diperlukan kewaspadaan dan kehati-hatian agar bencana kebakaran tidak terjadi lagi. Musibah-musibah kebakaran yang terjadi, lanjut Wakil Walikota, hendaknya dijadikan pelajaran agar nantinya tidak menyebabkan bencana yang sama. Selain bencana banjir, warga juga perlu waspada terhadap bencana banjir dan rob yang terjadi di Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang telah berkontribusi dalam mengatasi dan menanggulangi bencana, termasuk salah satunya yang dilakuan beberapa saat lalu bersama Menteri PU dan Gubernur Jawa Tengah dengan meresmikan proyek Waduk Jatibarang. Waduk tersebut, rencananya juga akan difungsikan sebagai tempat wisata air, serta penyedia air bersih. Selain proyek tersebut, juga dicanangkan proyek normalisasi Banjir Kanal Barat, Kali Asin, Kali Baru, Kali Semarang. Pemprov Jawa Tengah 2010 juga akan menganggarkan dana untuk normalisasi Banjir Kanal Timur. Berbagai proyek pemerintah ini akan sukses bila sepenuhnya didukung oleh warga masyarakat. Dengan dukungan masyarakat, berbagai proyek tersebut insyaallah akan berlangsung dengan baik dan mmberikan manfaat bagi warga masyarakat, lanjut Wakil Walikota. Pemberian bantuan bagi para korban kebakaran ini, menurut Wakil Walikota, disesuaan dengan tingkat dan luasan bencana. ”Para warga jangan melihat nominal dari bantuan tetapi hendaknya bantunan ini dilihat sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian serta rasa ikut merasakan penderitaan warga korban kebakaran.” ungkap Wakil Walikota. Menutup sambutannya Wakil Walikota mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan doa kepada Allah SWT agar senantiasa dijauhkan dari musibah dan bencana. |